Pada artikel ini penulis akan membuat sebuah topologi dengan menggunakan cisco packet tracer. pada topologi ini penulis akan membuat sebuah skenario terdapat 1 Router, 3 Switch dan 12 PC Client. pada PC Client penulis bagi rata kepada masing-masing switch yang ada pada ruangan terpisah seperti gambar dibawah ini. 


pada skenario ini penulis akan menggunakan cara konfigurasi Routing Static. pada cara konfigurasi ini yang pertama kita perlu memberikan IP kepada masing-masing PC Client dengan cara klik PC Client kemudian Klik menu Desktop setelah itu pilih IP Configuration.


kemudian masukan IP sesuai dengan skenario yang sudah di buat sebelumnya kemudian untuk subnet cukup diklik saja maka secara otomatis akan terisi setelah itu default gateway kita isikan IP Switch yang terhubung dengan PC sesuai skenario yang sudah di buat sebelumnya. jika sudah lakukan pada PC lainnya.


jika sudah kita coba tes ping PC yang ada pada ruangan kelas masing-masing dengan cara kembali ke menu tab Desktop kemudian pilih Command Prompt lalu ketik ping <alamat ip yang sudah diberikan> seperti gambar di bawah ini.



Jika tertulis replay form seperti diatas berarti PC sudah saling terhubung dengan semua PC yang ada dalam kelas tersebut. pada saat ini PC Client hanya terhubung dengan Client yang dalam 1 ruangan saja belum dapat terkoneksi dengan jaringan PC Client di luar ruangan nya, maka dari itu kita perlu memberikan IP Address pada Switch di Interface Router yang menuju ke Switch dengan cara seperti berikut:

pertama klik pada Router kemudian pilih menu CLI setelah itu lakukan konfigurasi IP Address dengan Command seperti gambar di bawah ini.


setelah itu lakukan tes ping dengan PC yang berada di luar jaringan jika berhasil maka PC di luar ruangan sudah saling terhubung.